Hama Dan Penyakit Tanaman Salak Beserta Cara Gampang Mengendalikannya
Hama dan Penyakit Tanaman Salak Beserta Cara Mudah Mengendalikannya
Dalam melakukan budidaya sebuah tumbuhan baik itu tumbuhan hias ataupun tumbuhan buah, tentu saja akan mengalami hambatan baik itu teknis ataupun non teknis yang bisa saja menyebabkan kerugian yang cukup besar bagi anda. Kali ini kita akan membahas tentang hama dan penyakit y6ang menyerang flora salak. Berikut yakni klarifikasi lengkap perihal hama dan penyakit tumbuhan salak :
Hama Tanaman Salak
a. Uret (Larva kumbang)
Uret atau larva kumbang ialah hama yang paling banyak menyerang flora salak utamanya pada flora yang masih muda. Hama ini umumnya menyebar melalui telur yang terbawa oleh pupuk kandang. Uret atau larva kumbang yang baru menetas akan secepatnya mengerek batang dan sebagian akar tumbuhan salak sampai berlubang.
Serangan terparah dari hama ini lazimnya terjadi pada pergeseran dari musim hujan ke demam isu kemarau.
Hama ini dapat dikendalikan dengan cara memberikan insektisida seperti Furadan 3G. Biasanya Furadan 3G yang berupa butiran ini diberikan bersama dengan pertolongan pupuk baik itu pupuk kimia atau pupuk sangkar. Pemberian Furadan ini diubahsuaikan dengan takaran yang ada pada kemasannya atau bisa dibilang sesuai ajuan.
b. Tikus
Hama tikus ini menyerang bagian buah, tikus ini mengkonsumsi dan menggerogoti buah salak yang berakibat buah salak rusak bahkan habis dan akan gagal panen alasannya adalah buah tidak dapat dikonsumsi ataupun dijual. Petani salak mampu mengatasi problem serangan hama ini dengan menawarkan rodentisida atau racun tikus di sekeliling tumbuhan salak atau bisa juga dengan menciptakan perangkap.
c. Rayap
Hama yang satu ini dapat menyerang seluruh bab flora salak mulai dari daun, batang, buah sampai akar tumbuhan. Serangan hama ini pada bagian akar dan juga batang utama flora salak mampu mengakibatkan flora mati.Serangan hama rayap ini mampu dimengerti dari adanya rumah rayap dan juga jalan bekas rayap yang terbuat dari tanah disekitar flora salak. Hama rayap ini dapat dikerjakan dengan cara menyemprotkan insektisida di bagian flora salak atau di sekeliling media tumbuh flora salak.
d. Kutu Putih
Hama kutu putih ini umumnya banyak ditemukan di permukaan daun bagian bawah. Hama ini menyerang bab daun dengan mengisap cairan daun flora yang berakibat daun akan mengalami pergantian warna menjadi kekuningan dan balasannya layu.
Pengendalian hama ini dapat dijalankan dengan cara menyemprotkan insektisida sistemik. Namun dengan perhitungan ekonomis, penengdalian hama ini dilakukan dengan cara memotong daun yang terjangkit lalu memusnahkannya biar tumbuhan lainnya tidak terserang.
Penyakit Tanaman Salak
a. Busuk Buah
Penyakit wangi buah ini menyerang flora salak sebab disebabkan oleh cendawan putih. Buah yang terjangkit penyakit ini akan menjadi bau lembap sehingga buah memeiliki penampilan yang tidak mempesona dan tidak dapat dimakan.
Penebab tanaman salak terjangkit penyakit ini yaitu alasannya dipicu oleh kelembapan yang terlalu tinggi. Biasanya penyakit ini mampu dikendalikan dengan cara mencampakkan buah yang busuk semoga buah lainnya tidak tertular. Bisa juga penanggulangan serangan hama ini mampu dikerjakan dengan cara meminimalisir daun tanaman salak dan juga daun tumbuhan pelindung.
b. Bercak Hitam
Penyakit bercak hitam disebabkan oleh infeksi cendawan Pestalotia sp. Tanaman salak yang terjangkit penyakit ini memiliki gejala diantaranya terdapat bercak hitam pada bab daun flora salak baik itu di daun muda atau tua. Faktor utama penyebaba munculnya jamur ini yakni keadaan lingkungan yang lembab.
Pencegahan terjadinya serangan hama ini dapat dilaksanakan dengan cara melakukan pemangkasan secara berkala , melakukan pengaturan jarak tanam, serta pengendalian gulma. Tanaman yang kadung terserang, bagian daun yang terinfeksi secepatnya dipangkas dan dimusnahkan. Bisa juga dengan cara melaksanakan penyemprotan fungisida apabila penyakit ini sudah menyerang melebihi batas wajar .
c. Busuk Batang dan Buah
Penyekit bau batang ini disebabkan oleh cendawan Corticium salmonicolor, serangan cendawan ini ditandai dengan adanya pembusukan pada bagian batang dan juga buah flora salak. Penyakit ini lazimnya disebut dengan penyakit merah atau bau pink, alasannya adalah pada bab flora yang terjangkit penyakit ini akan didapatkan cendawan yang berwarna merah. Pencegahan dan pengendalian penyait ini mampu dilaksanakan dengan cara yang sama yang dilaksanakan kepada penyakit bercak hitam.
Demikian artikel pembahasan ihwal”Hama dan Penyakit Tanaman Salak Beserta Cara Mudah Mengendalikannya“, supaya bermanfaat dan jangan lupa ikuti postingan kami selanjutnya. Sampai jumpa
Comments
Post a Comment